Saturday, 26 February 2011

Senja, kupu-kupu dan pohon ketapang

Senja di cakrawala sana berawan pecah-pecah ketika mataku terarah pada horizon. Daun-daun ketapang yang mengering tergiring angin, satu persatu jatuh, ada guratan sebaris kata-kata di batangnya, namun telah samar, tinggal ceruk yang berkerut hampir hilang. Pemandangan yang ku sukai dari pohon itu ialah daun-daun keringnya.

Ada banyak kupu-kupu yang berteman senja, berkeliaran terbang mengitari tepian. Pada sepetak kenangan, di hamparkan kebiasaan melawan secuil penderitaan, walau sekejap, berkala setiap harinya kupu-kupu berada di tepian, namun, tak pernah sampai ia terbang di daun pohon ketapang.

Saturday, 19 February 2011

Wajah Bulan

WAJAH BULAN malam ini menekap wajahmu yang tak pernah tampak,
cahayanya jatuh ke riak-riak air di tepian,
malam menjurus merumuskan tubuh yang tungkus lumus,
senja tadi begitu adanya dan cerita belum ada akhirnya,

Monday, 7 February 2011

Kita lupa kita manusia

Ketika bendera demokrasi kita kibarkan,
Kenapa toleransi begitu di pertanyakan.

Apakah masalah terhadap satu kepercayaan menjadi duri pada pandangan.
Bukankah kita punya kepercayaan terhadap masing-masing tuhan?.

Ketika teori darwin jelas kita bantah di garis depan,
Kenapa kelakuan semakin mengejutkan.

Apakah citra pada suatu hal begitu di prioritaskan oleh sebagian.
Pada dasarnya ilmu kita dapatkan dari tiap penglihatan, pendengaran, juga penalaran.

Ketika kita bersemangat menyongsong perdamaian,
Kenapa tangan-tangan dingin masih berkeliaran tanpa prikemanusiaan.

Apakah kita masih tinggal di zaman kejahiliyahan.
Tuhan memberi pilihan yang kelak kita pertanggung jawabkan.

Sepertinya, kita lupa kita siapa.
Kita harus banyak berlatih lagi untuk menjadi lebih manusia.

@abee_dee

Komunitas blogger kijang

komunitas blogger kijang :




Photobucket