Friday, 24 June 2011

Surat Di Gerbang Senja

"Mungkin hanya satu kata bila aku sedang berada di tepian ini. Kenangan. Tak pantas rasanya membenci semua yang pernah terjadi. Daun-daun yang mengering itu kita. Kita yang sudah menjadi sampah, menyatu dengan tanah."

Angin dingin yang pernah kita rasakan bersama, kini sudah kita rasakan masing-masing setiap malam. Aku selalu duduk disini menulis puisi. Dan hanya kepada bintang yang kulihat paling bersinar aku meratap dalam senyap.

Wednesday, 22 June 2011

Spirit


Pelan-pelan peluh yang bercucuran akan tahu kapan memberikan hasil dari jauh jarak yang kita tempuh. Teruslah mengayuh.

Sunday, 19 June 2011

Spasi Sepi

Sebelum bertemu denganmu. Aku tak mengetahui bahwa aku hidup. 
Ada sesuatu yang menghidupkan segala panca indera. 

Terlalu muluk. Kata sepi. Tapi ialah yang paling setia menemani. 
Pada jari-jari yang berlari. Merasuk khusyuk masuk kedalam hati hingga pori-pori.

Kita berjarak. Aku nyata dan kau imajinasi. 
Berkejaran pada tiap kata di antara spasi-spasi.

Sebelum bertemu denganmu. Aku mati. Di antara spasi sepi. 
Dan sisanya adalah imajinasi.


juni 2011

Tuesday, 14 June 2011

Bunga



Berjalan pada pukul enam pagi. Sepi. Langkah-langkah kita pelan seperti detak waktu di per-tiap detik. Seperti butiran embun yang menunggu jatuh ke tanah sebelum bias di renggut cahaya mentari.

Ini tentang sesuatu yang semena-mena merajai pikiran dari masing-masing pejalan hidup, tak perlu mendefinisikannya dengan artikulasi secara universal, cukup dirasa dari masing-masing kita. Ingat, darimana kita berasal dan dimana kita akan selamanya kekal.

Sunday, 12 June 2011

Dua Warna (Flash Fiction)



Malam dengan semburat cahaya lilin. Lampu padam, gelap tertangkap pada pandangan dan kenangan terseret di belakang mengikuti seperti pada gambar kupu-kupu berbandul batu koral yang terikat di kedua sayap kelabunya yang ia lihat di sebuah gambar hasil jepretan seorang teman fotographer, kemudian angin membawa hawa dingin mengambangkan pikiran mengenang kenangan. Saat ini, saat lampu padam tanpa alasan dari perusahaan.

Hujan Bulan Juni (Sapardi Djoko Damono)

Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni 
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni 
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

Tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni 
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu.


A Moment



Dari tempatku berdiri, aku masih bisa melihatmu, melangkah pelan di kejauhan. 
Aku seperti ingin mengabadikannya pada momen itu, sehingga tak terlalu merasa kehilangan.

Thursday, 9 June 2011

Courier



Setiap hari aku mengatur rencana. Kecuali untuk rindu yang selalu datang secara tiba-tiba.



Tuesday, 7 June 2011

Berhenti Mencari Dan Kamu Akan Menemukan



Malam diiringi sebuah tembang So Little Time - Nya Arkarna yang sengaja diulang-ulang di Playlist. Malam yang bertajuk sepi ini kian syahdu. Seperti ranting pohon beringin kecil di depan rumah yang pasrah dihembus angin malam, kepulan asap rokok yang menguap ke langit-langit kamar, jejak-jejak kenangan yang terkumpul menjadi banyak yang akan dibekukan atau diuapkan, lalu akhirnya sebuah gerakan jemari yang menyisakan suara tik.tik pelan.
Apa yang mengakrabi  malam kali ini adalah sesuatu yang sedang menuju dunia "Entah."

Biarkan membeku agar jadi kenangan, daripada menguap lalu hilang...

Bagi Sahabatku Yang Tertindas (kahlil Gibran)




Wahai engkau yang dilahirkan di atas ranjang kesengsaraan, diberi makan pada dada penurunan nilai, yang bermain sebagai seorang anak di rumah tirani, engkau yang memakan roti basimu dengan keluhan dan meminum air keruhmu bercampur dengan airmata yang getir.

Friday, 3 June 2011

Lama-lama menjadi sebentar


Ketika Angin berhembus secara sempurna, pepohonan seolah terlihat angkuh, di jalan yang menukik itu terhampar rerumput bermandi kabut. 
Kupu-kupu pamer sayap, bunga-bunga membanggakan madu, ilalang goyang seolah bimbang meninggalkan pagi yang menjauh. Siang datang tapi keruh.

Wednesday, 1 June 2011

HARMONI ANAK NEGERI 6 coming soon....!!!!



Kreatifitas merupakan ekspresi manusia yang diluapkan oleh perasaan untuk mengembangkan kemungkinan – kemungkinan dari keinginannya. Dengan kreatifitas, manusia dapat memperluas keinginannya sampai dimensi sosial yang sangat luas bahkan sampai skala Nasional & Global.

Ekspresi Hati Nurani Manusia yang sangat universal ini mampu menyatakan perbedaan Bangsa, Suku, Agama dan Budaya secara mendunia yang tak dapat di pungkiri oleh apa pun dan atau oleh siapa pun.