Tuesday, 7 August 2012

Random is Freedom



Belakangan ini banyak orang menghabiskan waktu di sela-sela kesibukan maupun pada saat santai dengan cara berinternet ria. Berselancar di dunia maya yang dengan mudah diakses kapan saja dan di mana pun berada.

Menikmati layanan internet dalam kehidupan sehari-hari barangkali sudah menjadi suatu keharusan di era modern saat ini. Walaupun kata “Modern” itu sendiri sudah mulai dikenal pada sekitar akhir abad 18 atau sekitar awal abad 19 sejak mulainya ditemukan dan diperkenalkan berbagai teknologi canggih, baik itu dari dunia sciene, art, filosofi dan lain sebagainya.

Sinkron



Apa yang kita tangkap dari kata-kata motivasi?

Semangat? Atau malah skeptis. Atau hanya sekedar numpang lewat saja dan tak masuk ke dalam diri kita?

Setiap orang memiliki alasan masing-masing untuk itu. pada dasarnya manusia hanya memelihara ketenangan serta kenyamanan untuk dirinya masing-masing, sepertinya ini sudah menjadi trend dalam kehidupan sekarang, meski banyak juga orang memilih jalan hidup yang berbeda.

Tuesday, 29 May 2012

JENDELA


Ini pemandangan dari dalam workshop. Halaman, rerumputan dan Rumah tua. Entah, saya juga kurang tahu persis sudah berapa lama rumah ini dibangun, pastinya sudah cukup lama. Yang terlihat dari gambar di atas hanya satu rumah saja apabila dilihat dari jendela workshop kami. Sebenarnya ini berupa sebuah komplek perumahan dari PT Aneka Tambang untuk para karyawannya. Di komplek ini berderet peninggalan rumah-rumah Antam yang masih belum dirobohkan. Setelah Antam menjadi Pasca Tambang, banyak perumahan untuk karyawan yang sudah menjadi puing-puing karena dirobohkan dan lahannya diserahkan ke pemerintah daerah setempat.

Monday, 12 March 2012

Bayangan



Seperti kabut yang tak sudah-sudah, bermacam pemandangan terlihat kabus, mata memaksa untuk tetap terjaga, banyak hal yang penting takut terlewati dari pandang. Ah, seakan tak ada lagi yang memikat kini. Semua kurang jelas.

Waktu berjalan semestinya menuju sesuatu. Ke arah yang akan menjanjikan atau sebaliknya. Pasti ada kisah baru, lewat sebuah cerita, lewat sebuah perantara.

Menyadari pentingnya sebuah arti dari renteran kelam yang menyerupai bayangan, bayangan yang mengikuti ke mana kita pergi, bayangan lampau yang seolah tersimpul mati, sehingga untuk membukanya ada suatu kewajiban memutus ikatan yang bersimpul ketat itu.

Ah, hanya bayangan. Bukankah ia tak selalu mengikuti. Dalam gelap ia tak kan ada.

Matikan saja lampu. Hidupkan cahaya Hatimu.


Tuesday, 31 January 2012

Menjelang Senja

Monday, 30 January 2012

Jurnalisme Sastrawi

Jurnalisme. Sastra. Satu berada di ranah fakta. Satu lagi di ranah fiksi. Jurnalisme sastrawi, sebuah konsep yang kontrakdiktif: fiksi atau fakta?

Ia seratus persen jurnalisme. Hanya saja ditulis dengan gaya sastra. Ia juga seratus persen fakta, bukan fiksi.
Jurnalisme sastrawi merupakan sebuah metode penulisan dalam jurnalistik di samping metode penulisan yang sudah ada. Pada teknik penulisan dalam jurnalistik lama, umpamanya, dikenal beberapa jenis artikel seperti berita lurus dan karangan khas.